ZEGEN ARTICLE
RECENT ARTICLE

Bagaimana VARISES Terjadi ?
Senin, 24 Oktober 2016

Bagaimana VARISES Terjadi ?

 

Bagaimana VARISES Terjadi ?

 

Gambaran biru dan berkelok kelok pada kaki ini  tidak hanya menganggu keindahan, namun ternyata juga dapat menimbulkan masalah yang serius. Mengapa seseorang bisa mengalami varises? Berikut ini penjelasannya!

Varises terjadi apabila pembuluh vena yang berjalan dibawah kulit mengalami pelebaran. Pembuluh vena dikenal juga dengan istilah pembuluh balik, yaitu pembuluh yang membawa darah kembali ke jantung. Sesuai dengan namanya, yaitu pembuluh balik, vena melaksanakan suatu sistem pompa agar darah yang sebelumnya berada di ujung tubuh seperti kaki dapat kembali ke jantung. Di dalam pembuluh vena ini, kita bisa menemukan katup-katup yang  bertugas mencegah darah turun lagi saat sudah dipompa ke bagian atasnya. Apabila seseorang mengalami kelemahan pada dinding vena ataupun katupnya, darah akan terkumpul dan menimbulkan tekanan. Terkumpulnya darah pada satu bagian vena menyebabkan darah mudah mengalami bekuan. Selain itu darah yang terkumpul ini juga akan menimbulkan tekanan yang mengakibatkan dinding vena semakin lebar.

Varises  atau pelebaran vena ini paling sering terjadi pada kaki, walaupun dapat juga terjadi pada anus (hemorrhoid atau ambeien). Diperkirakan  ada 50% kasus varises  yang ditemukan pada satu keluarga, dan kemungkinan berhubungan dengan kelemahan dinding atau kelemahan katup vena yang diwariskan dalam keluarga.

Terdapat beberapa faktor risiko varises, antara lain:

  1. Jenis kelamin: varises ditemukan 2-3 kali lebih banyak pada perempuan dibandingkan laki-laki.
  2. Indeks Massa Tubuh: orang dengan berat badan berlebih memiliki risiko lebih besar mengalami varises.
  3. Kehamilan: kehamilan merupakan salah satu faktor risiko varises yang sering ditemukan. Selama kehamilan, volume darah akan meningkat dan menyebabkan vena melebar.
  4. Pekerjaan: beberapa pekerjaan yang menyebabkan seseorang harus berdiri lama seperti pelayan, kasir, atau ahli bedah, akan memaksa katup vena pada kaki bekerja melawan gravitasi selama berjam-jam, meningkatkan risiko tekanan dan kerusakan pada katup.

 

Cara Menghilangkan Varises

Varises selain mengganggu penampilan juga menyakitkan. Varises dapat menyebabkan sakit bedenyut, nyeri, kram malam dan pergelangan kaki bengkak terutama pada saat cuaca panas, penanganannya bisa dengan skleroterapi yang akan menutup pembuluh darah, meskipun tekanan darah dapat membuka kembali pembuluh darah dalam beberapa tahun kedepan. Kemungkinan varises bisa  kambuh  setelah 10 tahun adalah 90%. Solusi yang lebih permanen adalah pembedahan dengan sayatan dalam yang kecil. Hal ini kemungkinan disingkirkannya pembuluh darah, baik sebagian atau total. Sirkulasi kemudian dialihkan ke pembuluh darah yang lainnya.

 

Menjaga Berat Badan

Hal yang harus anda perhatikan untuk menghilangkan varises tentunya harus  menghindari kemunculan varises itu sendiri. Karena dengan berat badan berlebih maka bagian kaki akan menopang lebih berat dari biasanya, kerja dari kakipun akan bertambah besar hal ini akan menyebablan kurang lancarnya aliran darah dari kaki yang dipompa ke arah jantung.Setelah beraktivitas setiap hari, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi penderita varises, usahakan tidur dengan posisi ini sepanjang malam, guna melancarkan aliran darah ke jantung.

 

Jangan Berdiri Terlalu Lama

Untuk menghilangkan ataupun munculnya varises ada baiknya anda menghindari berdiri bahkan duduk diam terlalu lama,  jika pada saat bekerja sehari atau beraktivitas anda lebih sering berdiri atau duduk diam ada baiknya anda berjalan sesaat untuk melancarkan aliran darah yang terdapat pada kaki anda untuk menghindari penggumpalan darah pada pembuluh darah ini.Olahraga rutin untuk melatih otot kaki, jalan santai, jalan cepat, joging, bersepeda, berenang (berenang lebih kurang 30 menit). Penting!!! Jangan pernah memijit daerah yang bervarises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijitan secara ringan namun teratur didaerah rawan varises dengan arah menuju jantung dengan lembut dan menggunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan.

 

Makanan dan Suplementasi

Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah, seperti bawang putih, bawang merah, bawang bombay, jahe, spirulina, klorella, apel, alpukat, pisang, cabai merah dan sebagainya. Juga makanan ataupun suplementasi yang kaya vitamin B kompleks, Vitamin C, Vitamin E, Vitamin B6, magnesium, asam folat, kalsium, dan zinc, misalnya Zmooth, Propolis, Zevo gamat, dan Zettagen. Dan jangan lupa kurangi konsumsi gula, garam, daging merah, gorengan dan protein hewani.