ZEGEN ARTICLE
RECENT ARTICLE

MADU bagi Kesehatan
Sabtu, 26 Mei 2018

Madu bagi Kesehatan

 

"Madu memiliki kandungan antioksida seperti fenol yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung."

 

Madu merupakan cairan manis yang dibuat oleh lebah madu dengan menggunakan nektar pada tanaman berbunga. Terdapat sekitar 320 jenis madu yang berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri pada warna, bau dan rasa. Madu mengandung sebagian besar gula serta campuran asam amino, vitamin, mineral, zat besi, zink dan antioksidan. Selain bermanfaat sebagai pemanis alami, madu digunakan sebagai zat antiinflamasi, antioksidan dan antibakteri. Pada umumnya madu digunakan melalui oral untuk mengobati batuk. 

 

Apakah KANDUNGAN nutrisi yang terdapat di dalam ALPUKAT ?

 

Madu dihasilkan oleh lebah madu dengan mengumpulkan nektar bunga yang kaya akan gula. Didalam sarangnya, lebah berulang kali mengkonsumsi, mencerna dan memuntahkan kembali nektar. Madu merupakan cairan yang seharusnya berfungsi sebagai makanan yang disimpan untuk lebah. Bau, warna dan rasa tergantung pada jenis bunga yang dihinggapi oleh lebah.
Nutrisi madu dalam satu sendok makan mengandung 64 kalori dan 17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltose, dan sukrosa. Madu juga memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral. Madu tidak memiliki kandungan serat, lemak atau protein.
Madu yang berkualitas tinggi memiliki kandungan antioksidan yang penting. Senyawa pada madu yang berfungsi sebagai antioksidan adalah fenol, flavonoid dan asam organik. Antioksidan pada madu dapat membantu menurunkan resiko serangan jantung, stroke dan beberapa jenis kanker.

Benarkah madu lebih aman dari gula bagi penderita diabetes?
Menurut penelitian madu dapat membantu penderita diabetes untuk menurunkan beberapa faktor resiko yang umum akan menyebabkan komplikasi seperti menurunkan kolesterol LDL, trigliserida, dan pembengkakan serta meningkatkan kadar kolesterol HDL. Namun pada beberapa penelitian menemukan bahwa madu juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Oleh sebab itu konsumsi madu masih perlu menjadi perhatian khusus bagi para penderita diabetes. 

 

Apakah MANFAAT MADU bagi kesehatan ?

 

Madu dapat membantu menurunkan TEKANAN DARAH.
Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor resiko dari penyakit jantung. Kandungan antioksidan dalam madu yang dapat membantu menurunkan tekanan dalam darah.


Madu dapat membantu mengubah kadar KOLESTEROL.
Kadar  kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Penumpukan lemak pada pembuluh darah arteri dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu dapat memperbaiki profil kadar kolesterol dalam darah. Madu dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (high density lipoprotein).


Madu dapat membantu menurunkan kadar TRIGLISERIDA dalam darah.
Trigliserida merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko utama terjadinya penyakit jantung. Kadar trigliserida dapat meningkat ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat olahan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi madu secara rutin dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

ANTIOKSIDAN dalam madu dapat membantu meningkatkan kesehatan JANTUNG.
Madu memiliki kandungan fenol yang tinggi dan senyawa antioksidan yang lain. Senyawa-senyawa tersebut dapat memperlebar pembuluh darah arteri di jantung, meningkatkan aliran darah ke jantung, dan membantu mencegah terjadinya pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.


Alpukat dapat membantu mencegah KANKER
Sebuah penelitian pada sel yang terisolasi menunjukkan bahwa konsumsi alpukat membantu mengurangi efek samping kemoterapi pada limfosit manusia. Ekstrak alpukat juga telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.

Madu dapat membantu menekan BATUK pada anak,
Anak-anak mudah mengalami batuk karena infeksi saluran pernafasan bagian atas. Menurut penelitian, madu dapat membantu mengurangi gejala batuk. Namun madu tidak dapat diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun.